Saturday, October 16, 2010

"Apakah Kami yang Egois?"

Suatu ketika saat pulang sekolah,Aku bersama teman-teman PRESIDENT (girls member) masih berada di dalam kelas.Lalu kami ingin merencanakan tentang pengerjaan tugas sekolah.Pembicaraan berjalan seperti biasa.Sampai salah satu dari kami melontarkan pendapatnya,

"Eh,kalau Aku ngerjakan ntar malem,kayaknya ga isa...Aku ada kumpulan Muda/i"

Akhirnya komentar komentar selanjutnya meluncur.Alhasil kseperti forum curhat.Dari obrolan kami ada beberapa poin penting sebagai kesimpulannya.
Aku pikir Aku menjadi satu-satunya anggota masyarakat yang autis (sebutan bagi kami yang terlalu sibuk dengan dunia sendiri tanpa peduli orang lain)*.Aku pikir aku menjadi satu-satunya anggota masyarakat yang tidak kenal dengan para tetangga.Ternyata tidak!!!Hampir semua dari kami bernasib sama.Kami seperti dikucilkan oleh masyarakat.Alasan yang paling banyak terlontar adalah karena kami sering bolos Kumpulan Muda/i dan jarang keluar dari rumah.
Ada apa dengan mereka?Seperti sudah rahasia umum jika sudah masuk lingkungan SMA N 1 Klaten,maka masyarakat seperti akan mengucilkanmu.

Berdasarkan apa yang aku rasakan dan pengakuan teman-teman,anggote masyarakat (yang sebaya) menganggap kami "SOK"...Ini adalah apa yang kami obrolkan.

"Tak pikir cuma Aku yang kayaknya disebeli teman-teman di Kampung,kalian juga to?"
"Ya ampun mbak,mereka semua itu menyebalkan.Masa gara-gara ga ikut Kumpulan untuk mengerjakn sesuatu yang lebih diprioritaskan langsung jadi bahan gosip"
"Aku saking jarang berangkat Kumpulan,pas berangkat dikomentari,,Kok tumben berangkat?,,Ya udah ga berangkat seterusnya"
"Kalau aku pas berangkat mereka komentar,,,Lagi ga ngerjain tugas to?,,,,Masyaallah."
"Aku gara-gara sering ga berangkat,kalu ada acara-acara pasti aku yang disuruh ngurusi"
"Aku sampe pernah omong sama mereka,,,,Aku tu banyak tugas,aku juga beda dengan mereka-mereka yang ga peduli ada tugas/PR yang harus dikerjakan"
"Gek pernah dengan tanpa rasa bersalah ngomong dibelakangku,,,,,Sok banget,mentang-mentang murid Smansa,,,"
"Coba mereka jadi kita,pasti ya kayak begini"

"Ah udahlah,ga usah dipedulikan,kita punya sesuatu untuk diperjuangkan"
"Semangat"

Aku tidak tahu pihak mana yang kurang benar.Aku juga tak mau mencari tahu.Menurutku setiap orang punya cara sendiri dengan hidupnya.Dan aku senang bisa berada di tengah PRESIDENT.

*Tentu saja arti sebenarnya dari autis bukan itu.Itu merupakan perumpamaan yang dibuat oleh seorang teman yang untuk menyebut kami.Oran-orang yang sibuk dengan dunia kami sendiri.

Saturday, October 9, 2010

Sekali-kali mencoba

Tanggal 8 Oktober yang lalu ada pelajaran olahraga.Berhubung mau ulangan tengah semester maka kegiatan olahraga adalah permainan...Alhamdulillah....
Untuk pertama kalinya selam barada di SMA N 1 Klaten,kami (girls member of PRESIDENT) memutuskan untuk bermain sepak bola....Jika kami biasanya jadi pemain ke-12 saat pertandingan,kali ini kami yang merasakan sendiri atmosfer tengah lapangan St.Trikoyo....

Bisa ditebak tentunya....kami bukan bermain bola,tapi dipermainkan bola.....udah ancang-ancang mau nendang bola...eh...Saat kaki sudah terlempar bolanya tetap diam....Sudah begitu karena seringnya hujan jadi rumputnya basah.Jika para President's Boys members melepas sepatunya...Kami tidak...Alhasil,sepatu basah+kaos kakinya....

Yang kami lakukan hanya berebut,,,,bukan yapi mengeroyok bola...haha...Tapi seru banget....

Karena sepatu+kaos kaki basah,kami putuskan untuk
nyeker....Untunglah saat minta ijin pada Guru mapel B.Inggris dan Matematika kami diperbolehkan mengikuti pelajaran di kelas tanpa alas kaki....Aneh memang...Tapi keren....Harusnya diabadikan saat sepatu ditata di belakang kelas (seperti obral di Pasar Sore),juga saat kami mengikuti pelajaran tanpa peduli dengan kaki,saat pergi keluar kelas (ke kelas lain,KM dll)...kami tanpa sepatu...
Walaupun saat aku pergi ke kelas sebelah teman-temanku di lain kelas pada melihat kakiku dan terheran-heran....
Tapi tak apalah,banyak hal yang belum kami coba...Dan kami patut mencobanya....

Walaupun akhirnya kami tersadar,kami memang hanya patut dan ahli jika hanya menjadi pemain ke-12...
Hari ini (9/10/10) kami berhasil melakukannya...kami beri dukungan pada President's boys saat bertanding di Amazon Cup...Kami menang 4:1...Walaupun terbesit sedikit kekecewaan karena rekor tanpa kebobolan kami pecah...Tak apa...Kami tetap bangga...

Saturday, October 2, 2010

PARK SHI HYE


Khusus untuk bahasan kali ini sebenarnya aku membuatnya sebagai hadiah kecil untuk seorang teman.Dia begitu meng-idolakan sosok Park Shin Hye yang pertama kali dia lihat di serial He Is Beautiful.Kalau aku sendiri mungkin sudah beberapa kali (Stairway to heaven, The town of Legend,Love Phobia)melihat akting-nya di beberapa film ataupun drama serial.

Name: Park Shin Hye (Bak Sin Hye)
Profession:
Actress, model and singer

Birthdate:
1990-Feb-18

Birthplace:
Gwangju Metropolitan City, South Korea

Height:
165cm

Weight:
45kg

Star sign:
Aquarius

Blood type:
A

Family: Mother, father and one older brother
Education:
Seoul Young-Pa Girls' Middle/High School , Seoul Joongang University: Majoring in drama & movie
Talent: Dancing

Favorite color: White, red
Religion: Christianity

Hobby: Listening to music, Baseball
Debut:
Lee Seung Hwan's music video "Got - flower" in 2003

Interesting Facts

Nickname: Randy-Shinhye (Randy Johnson Shin Hye) - she got this nickname as she opened a baseball game. Her pose were so perfect like Randy Johnson (a famous MLB player).

Favourite Baseball Team: Kia Tigers (a baseball team representing her hometown).

Drama

You're Beautiful (SBS, 2009)
Bicheonmu (SBS, 2008)
Kimcheed Radish Cubes (MBC, 2007)
Several Questions That Make Us Happy (KBS2, 2007)
Goong S (MBC, 2007)
Tree of Heaven (SBS, 2006)
Seoul 1945 (KBS1, 2006)
Cute or Crazy (SBS, 2005)
Not Alone ??? ??? (SBS, 2004)
Stairway to Heaven (SBS, 2003)

Movies


The Hometown of Legends (2007)

Love Phobia (2006)

Cyrano Agency (2010)


Baca lebih lanjut tentang PSH melalui:

http://www.park-shin-hye.com
www.park-shin-hye.com

mungkin baru itu dulu...maaf jika tidak lengkap,lain kali mungkin bisa dilengkapi...




Wednesday, September 15, 2010

Dilema Anak IPA

Anggapan banyak orang yang berada di lingkunganku bisa berada di kelas jurusan IPA saat duduk di Sekolah Menengah Atas adalah sebuah prestasi membanggakan.
Awalnya aku juga beranggapan seperti itu.Melihat realita sosial yang ada padaku.Aku tidak suka beramai-ramai menyerukan solidaritas tinggi,semua dibawa hepi mengalir seperti air.Hal-hal seperti itu menempel pada identitas anak IPS.Aku tidak mau berada di jurusan IPS alasan pertama adalah itu.Selanjutnya,aku tidak mau berada di tengah-tengah orang yang terlalu menggampangkan hidup.Tidak serius dengan apa yang dikerjakan dan masa depan sebagai pertaruhan dalam permainan hidup mereka.
Persepsiku tentang anak IPS sungguh kolot.Aku merasakan benar-benar seperti dijebak.Anggapan orang.....Aku sering merasa tolol dengan pilihanku. Bukan karena aku tidak bisa mengikuti pkelas IPA .Bahkan aku tidak bisa membayangkan bagaimana jika dulu aku memilih jurusan IPS.Apakah aku bisa mengikuti gaya belajar anak IPS yang penuh dengan hafalan.

Alasan utama dilema yang terjadi pada diriku sekarang ini adalah jurusan kuliah yang aku inginkan adalah IPS.Bagaimana ini ??...

Hal yang sering aku dan temanku perbincangkan adalah hal ini.Menjadi sulit melangkah...

Jika besok saat ujian masuk universitas atau SNMPTN aku mengambil IPA murni,aku tidak bisa masuk jurusan IPS.JIKa mengambil jurusan IPC,kata orang soalnya terlalu sulit.Aku menjadi kecil.Jika mengambil IPS murni,Kimia,Biologi,Fisika yang aku pelajari selama 3 tahun mau dikemanakan???Dan aku sudah terlalu anti dangan mapel Ekonomi,Sosiologi,Geografi.....
Aku menjadi sulit melangkah karena anggapan orang.Kapankah aku bisa berdiri sendiri dengan kakiku sendiri??Kalua sekarang rasa-rasanya seperti berdiri terinjak.

Salah seorang temanku menyarankan aku mencoba jurusan farmasi atau keperawatan.Tapi sepertinya mimpiku bisa bekerja di Deplu atau Kedubes menghalalangi pikiranku menjurus pada hal-hal yang berbau kimia.
Padahal temanku yang memberi saran tersebut lebih ekstrim lagi.Jurusan yang ia pilih adalah Akuntansi,managemen,psikologi.Akuntansi??Sebuah optimis tinggi yang agaknya berada jauh di depan realistis.
Pekerjaan yang aku impikan itu yang membuatku begitu menyukai jurusan HI dan Sastra.Tapi HI sepertinya sulit kurengkuh.Sebuah realistis yang berada sejajar dengan pesimistis....

Sunday, September 12, 2010

Death Bell Korean movie

Film horor thriller yg dibintangi oleh :
Hal pertama yang aku suka dari film ini adalah KIm Bum.Saat di awal-awal aku tahu kalau itu film yang di tonton Geum Jan Di dan Gu Jun Pyo pada salah satu episode di serial Boys Before Flower.

Tokoh utama laki-laki adalah si imutKim Bum yang lebih keren dibanding saat di serial Boys Before flower.Tapi aku tak ingin melulu membahas tentang Kim Bum.

Walaupun mungkin film ini agak konyol (bahkan ada yang menyebut agak stupid) tapi tetep ada isinya kan...


Dalam film ini diceritakan terjadi pembunuhan di sekolah Chang In.Sebuah sekolah bertaraf internasional dengan murid-murid pilihan.Pembunuhan dilakukan terhadap siswa secara berurutan mulai dari peringkat atas sesuai dengan hasil ujian.
Alhasil,4 siswa peringkat atas tewas.Si peringkat 5 berhasil selamat (peringkat 5 adalah tokoh utama).
Pembunuhan dilakukan secara sadis.Sebelumnya para murid dan guru pilihan yang berada di sekolah harus menjawab pertanyaan dari si Pembunuh untuk menyelamatkan korban.(walaupun tetap saja tewas).
Setiap jawaban atas pertanyaan merujuk pada kasus pembunuhan yang dialami Ji Won (merupakan sahabat tokoh utama).
Ji won adalah murid yang cerdas di sekolah itu dan sering mendapat peringkat 1 ujian.tapi suatu ketika dia melihat gurunya melakukan transaksi dengan beberapa orang tua siswa.Ternyata jual beli nilai!Dan Ji Won tidak mendapat peringkat 1 setelahnya.Padahal dia sangat membutuhkannya untuk mendapat beasiswa.Ji Won mengancam guru tersebut bahwa dia akan melaporkan pada kepala sekolah.Dan Ji Won dibunuh....

Tentu saja sngat mudah untuk menebak siapa pelaku pembunuhan (baik pembunuh Ji Won maupun murid-murid lain).



*Secuil realita yang ada.Banyak yang bersekolah untuk mengejar nilai.Bahkan saya sendiri.Tapi harusnya nilai diberikan sesuai kemampuan kita.Jadi kita tetap mengandalkan diri.Jangan bersembunyi di ketiak orang tua....

Thursday, September 2, 2010

Made By PRESIDENT #1

"Cinta Bersegi-segi"

Kelas kami,XII IPA 1 adalah kelas yang paling unik daripada kelas lain di sekolah kami (tentu saja sedikit banyak subyektif).Kami terlalu lugu...

Hari ini (31/08/2010) saat pesantren kilat kami para "girl members of President" menuju mushola.Bukannya melihat film yang diputarkan,kami malah sibuk melakukan permainan sendiri.Permainan masa kecil.Do Mi Ka Do.Yang membuat permainan sangat asyik adalah hukumannya.Si terhukum harus menjawab pertanyaan dari member lain.Awalnya pertanyaan tentang kejujuran,namun banyak yang tidak setuju (termasuk aku).Ditakutkan pertanyaan yang diberikan terlalu pribadi (wah...kaya di BBF aja..he..).Akhirnya kami sepakat memberikan pertanyaan lebay dan harus dijawab dengan jawaban lebay pula..
Tentu saja pertanyaan tidak jauh dari sinetron kami.Sandiwara sehari-hari.Sinetron made by President yang mirip dengan sinetron Indonesia,begiyu lebay!Bedanya,kami tidak ada sponsor.Maka dari itu tidak ditayangkan di stasiun TV manapun.

Giliran terhukum 1st (pertama) adalah mb.Susi (member dengan tingkat lebay yang tinggi)
"Mb,,apa yang akan kamu lakukan jika ternyata Bambang berselingkuh dengan Ucup?"
"Jika memang Bambang lebih mencintai Ucup daripada saya,maka saya akan ikhlas merelakannya.Dengarkan!Ini seriusss!!Cinta sejati adalah kita ikut bahagia ketika melihat yang kita cintai bahagia dengan yang lain.he"
"Huah...berat!!!"
"Apik....apik..."
Kami tertawa lepas sampai orang yang berada di sekeliling kami melihat ke arah kami sambil menggelengkan kepala.

Thursday, August 26, 2010

pengemis

Kemarin (24/08/2010) ada pengalaman unik saat kami ,XII IPA 1 sedang melaksanakan bersih-bersih kelas dalam rangka lomba kebersihan yang diadakan pihak sekolah.
Sebelumnya akan aku ceritakan dulu tentang lomba ini.

Kami begitu bersemangat,sangat bersemangat....Hal yang wajar.Siapa sih yang tidak tergiur dengan uang Rp.500.000???Uang tersebut akan menjadi milik kami jika kami mampu memenangkan lomba kebersihan ini.Bisa dilihat,sebuah suasana hangat dan bersahabat diantara kami,suasana kebersamaan...
Waktu itu tugasku adalah mengisi data administrasi kelas karena aku adalah sekretaris kelas..
Aku mengerjakannya dibantu beberapa temen.Saat sedang mengerjakannya tiba-tiba aku melihat ada seorang ibu pengemis.

Nah..inilah awal dari ceritaku...
Seorang ibu tua memakai penutup kepala,sedikit banyak bisa disebut jilbab (walaupun aku kurang setuju,karena jilbabnya tidak rapih).Dia sangat melas (menampakkan wajah melas).Mendayangi setiap orang yang sedang berada di depan kelas XI IPA sambil menengadahkan tangannya.
"Wah,gimana kalau nanti dia ke sini?",tanyaku pada temanku.(karena posisiku di depan kelas dengan 2 teman)
"dikasih uang nanti juga pergi".
Sekilas kalimat itu kejam,tapi tidak salah.
Aku malah bingung kenapa dia bisa masuk ke sekolah padahal biasanya gerbang sangat tertutup.Tapi untung dia pergi sebelum mendatangi kelas kami.

Saat pulang sekolah.
Pulang sekolah naik bis,melihat-lihat ke luar jendela.Tiba-tiba...
wah,itu kan ibu pengemis yang tadi....Di depan warung.Ngapain coba???
Aku benar-benar tidak menyangka.Dia sedang MEROKOK!!!

tak ku sangka..
Mau dikasihani tapi kug gitu...(asal tau,kegiatan yang bisa membuatku naik darah adalah merokok).Mau dibiarkan seperti tak punya rasa kemanusiaan....serba salah

Dulu saat aku kelas XI aku juga memergoki perbuatan hina seorang pengemis.
Seorang bapak pengemis tua yang sedang mengemis di depan sebuah rumah.Pengemis itu memakai tongkat.dan saat mengemis dia meletakkan satu tangan ke depan dada dan 'berlagak' seperti orang lumpuh dengan meng-kaku-kan tangannya.Aku bilang berlagak karena aku tahu dia sedang menipu pemilik rumah.
Setelah keluar dari rumah itu,dia berjalan sambil membawa tongkatnya dengan tergesa-gesa.Tak ada tanda-tanda kelumpuhan .

masya allah....